Sekedar sharing apa yang telah saya alami dalam perjalanan menuju training MTCP di malaysia.
Berangkat dari Bandung (D Amerta) jam 9, nganter istri bentar terus menuju bandara. Sesampainya di bandara jam 10.30 karena ada penerbangan dari Bandung ke Kuala Lumpur jam 12.00
Tak dinyana tak diduga, dapat informasi dari officer Air Asia kalau pesawat delay, dan baru bisa berangkat jam 15.00 (k***pret)....tapi berusaha untuk sabar dan tetap tenang, akhirnya dengan sangat terpaksa menunggu kurang lebih 4 jam di bandara husein sastra negara.
Cari makan di sekitar bandara, dan jam 13.00 masih ada mahasiswa KP nelpon, "PAK Lagi dimana?" Saya mau minta tanda tangan KP, wkwkkwkwkwk
Mahasiswa oh mahasiswa, ya sudah saya beri tawaran langsung, kamu mau saya tanda tangan hari ini atau 2 minggu lagi setelah pulang dari malaysia? dia menjawab :"Sekarang aja pak, bapak dimana?" Saya jawab saya di Bandara, kalau kamu bisa kesini dalam waktu 1 jam, saya akan tanda tangan,
Akhirnya sebelum panggilan terakhir untuk Boarding ke Air Asia, dua mahasiswa KP datang juga, dan saya tanda tangani lah laporan KP mereka.
Masuk ke Air Asia, luar biasa, penuh sesak, sekumpulan ibu-ibu membawa keranjang besar hasil belanja mereka dan kembali ke malaysia.
ternyata, ini lah alasan kenapa pesawat delay, saya yakin bahwasanya telah terjadi kong kalikong antara para pembelanja itu dengan air asia, karena mereka ingin lebih lama lagi belanja di Pasar baru, sehingga bisa pulang hari ke Kuala Lumpur sorenya.
Dan sekarang bandung kuala lumpur PP setiap weekend mirip dengan Jakarta-Bandung, tak dinyana kenapa akhirnya Traffik weekend di bandung menggila, karena selain turis dari jakarta, bandung juga dipenuhi turis dari malaysia.
Akhirnya saya naik air asia jam stgh 4, duduk di kursi 9F, di sebelah saya ada ibu umur 40 an tahun, lalu kita mulai pembicaraan rupanya ibu tersebut asal Banjaran, Soreang, dan sudah 16 tahun tinggal di Malaysia, suaminya bekerja di KBRI malaysia, dan selama perjalanan menceritakan suka duka kerja di KBRI, mulai dari mencari solusi dari para TKI yang ternyata sering bermasalah di malaysia, sampai ke urusan penghasilan sebagai pejabat KBRI, hehehhe banyak belajar saya dari obrolan singkat selama 2 jam dengan ibu tersebut.
Sampai di malaysia jam 7 local time, atau jam 6 WIB.
lalu dijemput di bandara oleh 2 petugas MMU, mr. daud, dan mr lim jim, dan seorang supir, disinilah pentingnya international relation, selama 2 jam kita ngobrol ngalor ngidul, mulai dari bagaimana IT Project Management seharusnya, urusan Politik Dalam Negeri Malaysia, Sejarah kerajaan malaysia, sejarah berdirinya MMU yang sebelumnya Telekom University di Malaysia, sampai urusan Mesin yang ditanam di Proton, hehehhe
itulah pentingnya banyak wawasan dan banyak omong, akhirnya bisa kenalan rekan baru, dan tidak garing selama perjalanan, karena dari Kuala Lumpur ke Malaka menempuh waktu 2 jam...dan saya banyak sharing dan mendapat banyak pelajaran dari teman-teman baru yang saya temui.
Sesampainya di malaka, kami menginap di Hotel Naza di Malaka, dan setelah makan malam bertemu dengan rekan2 dari negara lain, saya dapat teman sekamar orang Syria, namanya muhammad antour, seorang lulusan MBA dari Syria, 35 Tahun, baru menikah 3 bulan lalu, dan sekarang menjabat Kepala Sisfo di HIBA Syria (sekolah bisnis Top di syria), juga seorang dosen.
berhubung kami senasib, sama2 kepala SISFO, akhirnya malam tadi dipenuhi dengan obrolan macem2 mulai dari cara memanage SISFO, jaringan , sistem informasi, sampai urusan politik timur tengah, kenapa Iran tidak membantu Irak, kenapa Syria membantu libanon, kenapa bangsa arab benci banget ama amerika, sampai urusan yang tidak penting seperti cara mereka mengatur pembagian Rumah dan Kamar di Syria kami obrolkan juga.
itu dulu update dari saya.
saya update di blogs berikutnya.
0 komentar:
Poskan Komentar