Selasa, 17 Februari 2009

Kiprah Konsultan Telekomunikasi Indonesia


Salut!!! itulah kesan pertama saya untuk rekan-rekan senior yang berkiprah sebagai konsultan/engineer/kontraktor telekomunikasi yang saat ini tengah mewarnai industri telekomunikasi di seluruh dunia.

Berprofesi di suatu bidang dan di suatu tempat adalah pilihan. Dengan menjadi parakontel (para konsultan telekomunikasi) secara tidak langsung sudah berhasil menjadi duta indonesia dalam industri telekomunikasi di negara lain. Seorang senior yang saat ini berkiprah di Mexico sebagai engineer telecom untuk perangkat ericsson, cukup membuat saya terpengaruh dan ingin menggali lebih dalam lagi tentang profesi di sektor ini. Jika kita bergabung dengan milis gogulfindonesia@googlegroups dan atau parakontel@googlegroups  setiap harinya anda akan melihat banyak sekali dibutuhkan jasa konsultan/engineer/kontraktor untuk mengerjakan project-project telekomunikasi di seluruh belahan dunia. Memang, kebanyakan posisi yang ditawarkan adalah kontrak untuk beberapa bulan, tapi rasanya dengan kontrak beberapa bulan dan mendapatkan gaji berkisar antara US$ 5,000-20,000 perbulan, sudah sangat cukup dan bahkan jumlah segitu mungkin baru akan kita dapatkan setelah berkiprah beberapa tahun di dalam negeri.

Banyak sekali rekan-rekan dari indonesia yang saat ini sedang mengerjakan project di afrika, timur tengah, eropa, amerika, dan tempat-tempat lain lagi di seluruh dunia. Rasanya adakah profesi lain yang seperti itu, digaji ribuan dollar per bulan, dan berkesempatan keliling dunia? cukuplah dengan kiprah rekan-rekan parakontel yang berburu dollar di negara lain yang bisa membuat bangga akan munculnya komunitas ekspatriat indonesia di luar negeri. 

Bukan rahasia lagi, siapa yang tidak iri dengan menjadi orang lokal, ketika harus berada di suatu acara perayaan keberhasilan suatu perusahaan asing dalam menjalankan operasinya di indonesia???  Perayaan tersebut tidak lebih dari upaya menunjukan eksistensi ekspatriat yang berasal dari luar indonesia, dan menjadi masyarakat level tertentu di negeri ini? Mari kita berpikir kebalikannya, bisa gak kita yang sebagai orang indonesia melakukan hal yang demikian, menjadi tenaga professional dengan fasilitas ekspatriat di negeri orang? 

3 komentar:

-DjXienZy- mengatakan...

harus bisa ...!! mari kita maju "berfikiran maju" dr skarang...

Anonim mengatakan...

pak kalau fresh graduate memang ngak bisa ya join di mailing list parakontel, saya sempat 2 kali daftar tp reject.

ada saran pak?
sy lulusan electrical eng-telecummunication multimedia kampus biru Surabaya

Indonesia mengatakan...

Ayo dukung pariwisata dan budaya Indonesia